Wapres Minta Korban Cianjur Bangkit Setelah Dapat Ujian

by -12 Views

garmendiaarquitectos РWakil Presiden atau Wapres Maruf Amin menyerukan para korban gempa Cianjur bangkit dari bencana yang dialami. Dia juga meminta korban gempa Cianjur untuk  optimis menghadapi segala macam ujian yang diberikan.

“Masyarakat juga jangan menyerah saja, jangan lemah. Kita memang minta tolong kepada Allah, kata Nabi tapi jangan lemah. Kita harus semangat, harus bangkit. Jangan pemerintah yang semangat rakyatnya tidak semangat, harus sama-sama semangat. Ayo kita bangun, harus membangun optimisme,” ujar Wapres dalam hadiri Muhasabah dan Istighosah Doa Keselamatan Bangsa di Cianjur, Minggu (19/2/2023).

Sebagai contoh, Wapres menambahkan, optimisme dapat diimplementasikan salah satunya dengan mencari kebaikan dalam sebuah ujian. Dengan demikian, upaya perbaikan yang dilakukan pun dapat berfokus pada manfaat untuk sesama.

“Pemerintah memang bertugas terus melakukan upaya-upaya sesuai dengan prinsip yang diajarkan dalam Islam yaitu membangun kemaslahatan dan menghilangkan kerusakan. Yang kerusakan dihindari, dihilangkan, yang maslahat dibangun mana yang memberi manfaat kepada masyarakat, terus dibangun,” imbaunya.

Baca Juga:
Ma’ruf Amin Sebut Dudung Abdurachman Jenderal Santri Saat Peringatan Isra Mi’raj

Namun, Wapres juga mengingatkan bahwa semua upaya untuk membawa kemaslahatan yang dilakukan memiliki tantangan.

“Tapi kan tantangannya banyak, tidak mudah seperti membalik tangan gini langsung jadi, itu kehendak Allah,” imbuh Wapres.

Sebagai contoh, tambahnya, di tengah upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah, Allah memberikan cobaan berupa pandemi Covid-19 dimana sebagian besar anggaran pembangunan harus direlokasi untuk menangani dampak yang timbul.

“Tapi Allah menghendaki lain, dikasih Covid. Kita berapa ratus triliun pemerintah habis untuk membangun ini, untuk ekonominya, untuk kesehatannya, untuk vaksinasi. Untuk apa itu? Yaitu menghilangkan mafsadah (kerusakan) harus didahulukan baru maslahat, kaidahnya begitu. Itu kaidah agamanya. Menolak kerusakan harus didahulukan daripada mengambil maslahat,” pesannya

Wapres menekankan bahwa di setiap ujian yang diterima manusia, harus dibangun optimisme dalam menghadapinya dan dicari upaya terbaik dalam penanganannya, sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang terkena musibah.

Baca Juga:
Isra Mi’raj, Jokowi: Sebagai Bangsa Besar, Indonesia Berikhtiar Berjalan Maju Seraya Mengharapkan Rahmat dari Allah SWT

“Tugas yang dibuat pemerintah memperbesar kemaslahatan dan memperkecil, meminimalisir kerusakan-kerusakan. Kalaupun tidak bisa menghilangkan, karena di luar kemampuan pemerintah, itu diperkecil-diperkecil. Itu yang harus dipahami oleh kita semua,” pungkas Wapres.



Sumber: www.suara.com

No More Posts Available.

No more pages to load.